Mourinho Merevolusi Sepak Bola
Permainan sepak bola tak lepas dari taktik. Dalam sepak bola, taktik terkait erat dengan formasi yang diterapkan. Untuk urusan meramu strategi, pola latihan, atau melecut motivasi hanya dipahami oleh orang yang benar-benar menguasai ilmu kepelatihan.
Melihat dari sisi inilah mengapa Mou bisa dikatakan merevolusi sepak bola. Dalam sejarah sepak bola, selalu muncul pelatih yang dikenal sebagai sosok yang mempopulerkan sebuah taktik. Diantaranya adalah :
Pola "Metodo" yang dipakai Vittorio Pozzo pada 1930-an, Mario Zagalo dengan 4-2-4.
Catenacio ala Helenio Herrera, atau pola pohon natal (4-3-2-1) yang dipopulerkan Carlo Ancelotti. Formasi pohon natal sendiri pertama kali diperkenalkan Terry Venables saat menukangi Inggris di Euro 1996.
Mou pada dasarnya menganut formasi 4-5-1 (sejak di FC Porto). Untuk alternatif, Mou juga menyukai pola 4-3-3, yang sebenarnya tetap berdasar pada 4-5-1. Namun, dia dikatakan jenius karena dari dasar itulah Mou sukses melakukan beberapa kombinasi.
Saat di Chelsea, Mou menerapkan formasi 4-3-3 yang berdasar pada 4-5-1. Mou memainkan 2 pemain bertipe gelandang bertahan dan 3 pemain bertipe gelandang serang.
Satu lagi, di antara gelandang tersebut harus ada seorang yang disebut box-to-box midfielder. Dia adalah galandang serbabisa, mampu menekel, mengumpan, menembak, menguasai bola, dan bertenaga (contoh Frank Lampard/Essien atau Xabi Alonso). Dari 4-5-1, Mou secara jenius berkreasi dengan 4-3-3, 4-2-3-1, 4-2-3-1, dan 4-1-4-1.
"Penemuan" paling spektakuler Mou adalah saat menangani Inter Milan musim lalu. Mou mengusung formasi 4-2-1-3, formasi yang membawa Inter meraih treble. Formasi yang memasang 3 penyerang ketimbang 2 pemain sayap.
Lewat formasi ini, 2 dari 3 penyerang memang merangkap tugas sebagai sayap (diperankan oleh Eto'o dan Pandev). Formasi tersebut bahkan bisa bertransformasi menjadi 4-1-2-3 dengan mudahnya di tengah pertandingan. Formasi inilah yang mencatatkan Mou dalam buku sejarah.
Banyak yang mengatakan Mou yang memperkenalkan formasi 4-2-3-1 ini.
Sumber :
http://www.kompasiana.com/yusuf-abdillah/mourinho-merevolusi-sepak-bola_550046708133119c17fa754a
“Please don’t call me arrogant, but I’m European champion and I think I’m a special one.”
Sunday, August 2, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
'Simbiosis Mutualisme' Gareth Bale dan Jose Mourinho Gareth Bale resmi sudah jadi pemain Tottenhan Hotspur. Bersama manajer Jose Mou...
-
Jose Mourinho & Rekor 100 Persen Di Final Piala Domestik Inggris Catatan impresif The Special One di final piala domestik Inggris terus...
-
Andre Schurrle puji kecerdikan Mourinho loloskan Chelsea Chelsea menuntaskan misi sulit mereka di Liga Champions kala mendepak PSG kema...
-
Jose Mourinho tengil banget. Mourinho menyela wawancara Son Heung-min lalu bilang, Harry Kane adalah man of the match dalam pesta gol lawan ...
-
Seorang Madridista asal Meksiko bernama Abel Rodriguez yang nekat datang ke Kota Madrid. Tujuannya hanya satu, ingin menyaksikan laga kl...
No comments:
Post a Comment