Pages

Tuesday, March 19, 2013

Mourinho, Pelatih dengan Gaji Tertinggi


Jose Mourinho kembali menduduki posisi puncak di daftar pelatih dengan pendapatan terbesar tahun lalu. Total, bos Real Madrid asal Portugal itu mengantongi Rp 175,4 miliar.

Dalam daftar yang dirilis Majalah France Football, Mourinho di sepanjang 2012 disebut mendapat pemasukan sebesar 14 juta euro (sekitar Rp Rp 175,4 miliar). Di mana 12 juta euro (Rp 150,3 miliar) di antaranya adalah gaji yang didapat dari El Real sementara dua juta euro (Rp 25,058 miliar) lainnya datang dari bayaran dari beberapa iklan yang dia bintangi.

Ini adalah kali kedelapan Mourinho menjadi pelatih dengan jumlah pendapatan terbesar sejak France Football mulai merilis daftar ini pada tahun 2004 lalu.

1. Jose Mourinho (Real Madrid €14m)
2. Carlo Ancelotti (Paris Saint Germain €12m)
3. Marcelo Lippi (Guangzhou Evergrande €11m)
4. Guus Hiddink (Anji Makhachkala €10,8m)
5. Kenny Dalglish (Liverpool €10m)
6. Arsene Wenger (Arsenal €9,4m)
7. Fabio Capello (Russia €9,2m)
8. Roberto Mancini (Manchester City €6,1m)
8. Alex Ferguson (Manchester United €6,1m)
8. Jose Antonio Camacho (China €6,1m)

Berikut daftar 30 pelatih sepak bola dengan gaji tertinggi di dunia pada tahun 2013. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menduduki peringkat teratas dengan gaji sebesar 15,3 juta euro per musim.

Sedangkan di urutan ketiga ada Marcelo Lippi yang memperoleh 10 juta euro per musim dari klub Cina, Guangzhou Evergrande.

Pelatih Italia ketiga dengan gaji tertinggi adalah Fabio Capello, yang juga dinobatkan menjadi pelatih timnas dengan gaji tertinggi karena mendapatkan 7.8 juta euro per musim dari timnas Rusia.

Sejumlah nama pelatih Italia lain di daftar tersebut adalah Roberto Mancini (Manchester City; 5,9 juta euro), Luciano Spaletti (Zenit St Petersburg; 3,3 juta euro), Antonio Conte (Juventus; 3 juta euro), dan Cesare Prandelli (timnas Italia; 3 juta euro).

Berikut daftar lengkap 30 pelatih sepakbola dengan gaji tertinggi:

1. Jose Mourinho (Real Madrid €15.3m)
2. Carlo Ancelotti (PSG €13.5m)
3. Marcello Lippi (Guangzhou Evergrande €10m)
4. Alex Ferguson (Manchester United €9.4m)
5. Arsene Wenger (Arsenal €9.3m)
6. Guus Hiddink (Anzhi €8.3m)
7. Fabio Capello (Russia €7.8m)
8. Tito Vilanova (Barcelona €7m)
9. Jose' Antonio Camacho (China €5.9m), 
9. Roberto Mancini (Manchester City €5.9m)
11. Frank Rijkaard (UAE €5.3m)
12. Jupp Heynckes (Bayern Munich €5.2m)
13. André Villas Boas (Tottenham €4.5m)
14. Harry Redknapp (Queens Park Rangers €4m)
14. Jorge Jesus (Benfica €4m)
16. David Moyes (Everton €3.6m), 
16. Manuel Pellegrini (Malaga €3.6m), 
16. Paulo Autuori (Qatar €3.6m)
19. Abel Braga (Fluminense €3.5m)
20. Luciano Spaletti (Zenit €3.3m) 
21. Antonio Conte (Juventus €3m), 
21, Cesare Prandelli (Italy €3m), 
21. Vanderlei Luxemburgo (Gremio €3m), 
21. Muricy Ramalho (Santos €3m), 
21, Tite (Corinthians €3m)
26. Ottmar Hitzfeld (Switzerland €2.6m)
27. Joachim Loew (Germany €2.5m), 
27. Marcelo Bielsa (Athletic Bilbao €2.5m), 
27. Martin O'Neil (Sunderland €2.5m), 
27. Roy Hodgson (England €2.5m)

Sumber :
detik.com
republika.co.id

Wednesday, March 6, 2013

Kartu Merah adalah Kedaulatan Wasit


Madrid melaju ke perempatfinal setelah menang dramatis 2-1 atas sepuluh pemain MU di leg kedua babak 16 besar di Old Trafford, Rabu (6/3) dinihari WIB. MU sempat memimpin lebih dulu setelah Sergio Ramos mencetak gol bunuh diri.

Namun, permainan menjadi berubah setelah MU harus bermain dengan sepuluh pemain karena Nani di kartu merah di menit ke-56. Setelah itu Madrid mencetak dua gol lewat kaki Luka Modric dan juga Cristiano Ronaldo.

Usai pertandingan, Mourinho pun tak segan segan mengakui bahwa MU bermain lebih baik dari skuadnya. Bahkan pelatih Madrid ini pun ragu jika skuadnya bisa menang jika Nani tidak dikartu merah.

"Itu adalah kedaulatan dalam keputusan (soal kartu merah), tim terbaik kalah, Kami tidak pantas menang namun sepakbola seperti ini," ungkap Mourinho seperti dilansir BBC Sport.

"Saya tahu Manchester United adalah raksasa, bukan hanya fisik namun juga mental. Saya tahu mereka memiliki manajer yang dapat motivasi mereka, tapi saya menunggu bagi kami bermain dengan cara berbeda," tukas Mourinho.

Saturday, March 2, 2013

Real Madrid dan Makna Logo


Klub ini aslinya bernama Madrid Club de Fútbol, namun diizinkan menggunakan gelar Real setelah Raja Alfonso XIII dari Spanyol memberikan izin resmi kepada klub tersebut pada Juni 1920 . Madrid bermain dalam kostum putih-putih, sehingga dijuluki Los merengues (Tim putih). Kandangnya berada di Stadion Santiago Bernabeu yang berkapasitas 80.354 penonton.

Sejak beberapa tahun terakhir, Madrid dikenal sebagai tim yang gemar membeli pemain-pemain top dunia, dan oleh karena itu diberikan julukan baru Los Galácticos (tim galaksi). 

Lambang klub pertama Real Madrid adalah desain sederhana dengan sebuah jalinan dekoratif dan tiga huruf kapital yang dituliskan sebagai "MCF" yang merupakan singkatan dari Madrid Club de Futbol yang dibalut warna biru gelap dalam kostum warna putih. Di dalam lingkaran logo Real Madrid ini terdapat warna dasar putih dan di sertai garis miring tebal dari kiri atas ke kanan bawah yang berwarna biru.

Perubahan pertama lambang klub terjadi pada tahun 1908, ketika mereka mengadopsi bentuk yang lebih ramping dan penempatan huruf inisial klub di dalam lingkaran. Perubahan berikutnya dari logo kemudian tidak terjadi sampai Pedro Parages menjadi presiden klub pada tahun 1920. 

Pada saat itu, Raja Alfonso XIII memberikan nama tambahan bagi Madrid, yaitu "Real" yang diterjemahkan secara bebas sebagai "Kerajaan" yang kemudian membuat klub dikenal dengan nama "Real Madrid". Sebagai perubahannya, mahkota simbol kerajaan dari Alfonso ditambahkan ke bagian atas logo dan kemudian menjadi gaya tersendiri dari klub Real Madrid Club de Futbol. 

Seiring pembubaran monarki pada tahun 1931, semua simbol-simbol kerajaan (mahkota di bagian atas logo dan kata-kata Real) dihilangkan. Mahkota kemudian digantikan oleh strip murbei gelap yang mencirikan Region Castile. Pada tahun 1941—dua tahun setelah berakhirnya Perang Saudara Spanyol—simbol dan tulisan "Corona Real" atau "Royal Crown" yang sempat dihilangkan, dipulihkan dan dipadukan dengan garis murbei Castile. 

Selain itu di bagian atas logo juga dibuat penuh warna, dengan warna emas yang paling signifikan, dan klub ini kembali disebut Real Madrid Club de Futbol. Modifikasi terbaru di bagian atas logo terjadi pada tahun 2001 ketika klub ingin lebih menonjolan citra untuk abad ke-21 dengan menstandarkan bagian atas logonya. Salah satu modifikasi yang dilakukan adalah mengubah garis murbei biru tua dengan warna biru yang agak cerah


Beberapa waktu yang lalu, Madrid memutuskan menghilangkan tanda salib Kristen di logo resminya. Ini adalah cara untuk memperkuat basis penggemar mereka di kalangan umat Muslim di Eropa dan Timur Tengah.

Menurut surat kabar olahraga utama Spanyol, Marca, perubahan ini dilakukan untuk “menghindari segala bentuk kebingungan atau salah tafsir di daerah yang mayoritas penduduknya adalah Muslim.”

Madrid sendiri mengatakan bahwa keputusannya untuk menghilangkan tanda salib dari logonya itu hanyalah murni sebagai upaya untuk memperluas bisnis sepakbola mereka di dunia global. Namun kritikus lain lagi. Mereka berpendapat bahwa langkah itu merupakan satu erosi budaya dan tradisi Eropa dalam menghadapi Islam.



Bulan lalu Madrid baru saja membangun resor wisata resor wisata di Uni Emirat Arab dengan biaya  $ 1 juta. Jumlah yang fantastis! Batu pondasi untuk Madrid Center ini berdiameter 50 hektar dan diletakan di emirat Ras al-Khaimah pada tanggal 29 Maret. Kompleks tersebut dijadwalkan dibuka pada Januari 2015.

Madrid mengatakan bahwa pulau resor itu akan menjadi taman hiburan pertama di sebuah pulau buatan untuk menggabungkan pariwisata dan olahraga, sekaligus juga akan menjadi kompleks pariwisata pertama yang dibangun di bawah merek dagang Real Madrid. Kompleks ini mencakup hotel dengan 450 kamar mewah, villa mewah, pelabuhan olahraga, dan sebuah stadion olahraga yang pertama di dunia yang terbuka ke laut.


 

Menurut Madrid, “Ini adalah langkah yang menentukan dan strategis yang akan meningkatkan kekuatan lembaga sepakbola ini di Timur Tengah dan Asia, wilayah kunci yang penuh semangat untuk klub ini. Real Madrid dan Pemerintah Ras al-Khaimah ingin mengirimkan gairah dan apa arti Real Madrid ke seluruh dunia.”

Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, adalah pemerintah Ras al-Khaimah, diwakili oleh Sheikh Saud Bin Saqr Al Qasimi, meminta Madrid untuk menghilangkan tanda salib dari mahkota pada logonya untuk semua materi promosi yang berkaitan dengan pulau resor. Presiden Madrid, Florentino Pérez, memenuhinya.

Salib dalam logo Real Madrid pertama kalinya dipakai pada tahun 1920, ketika Raja Alfonso XIII menjadikan klub sepakbola itu sebagai patron kerajaan.  Salib merupakan bagian integral dari lambang Raja Spanyol.

Yang pasti, Real Madrid bukan klub sepak bola pertama Spanyol yang menghapus tanda salib dari logonya dalam upaya untuk menenangkan perasaan Muslim. Beberapa pengamat, pada kenyataannya, mengatakan langkah Real Madrid merupakan bagian dari upaya bersama untuk mencegah sebuah tim sepak bola saingan Barcelona itu menang atas Timur Tengah. Kita tahu bahwa di kaus sepakbola Barcelona tertera Qatar Foundation.


Sumber : islampos.com

How does Mourinho Influence Your Game?


Pernyataan Xabi Alonso terhadap Jose Mourinho menjelang pertandingan Barcelona dan Manchester United.
How does Mourinho influence your game?
Apart from his knowledge of the game, Mourinho masters many elements in terms of tactical variations within each match. Above all, in the build-up to games, he talks about “teaching yourself”, how psychologically you can prepare yourself to be able to play any game. That is very important – especially for us where it’s practically an obligation to win every game we compete in.

Bagaimana Mourinho mempengaruhi permainan Anda?
Selain pengetahuannya tentang permainan, Mourinho juga master dalam hal variasi taktis dalam setiap pertandingan. Di atas segalanya, dalam membangun-up untuk permainan, ia berbicara tentang "mengajar diri sendiri", bagaimana secara psikologis Anda  mempersiapkan diri untuk dapat bermain dalam pertandingan apa saja. Itu sangat penting - terutama bagi kita di mana itu adalah sebagai kewajiban kita untuk memenangkan setiap pertandingan di semua kompetisi.

Sumber : realmadrid.com

Wednesday, February 27, 2013

Jose Mourinho Setelah El-Clasicco 27 Februari 2013



Jose Mourinho telah bertahan dari segala kontroversi di tahun ketiganya bersama Real Madrid, dan dengan La Liga tampak mustahil, ditambah dengan sulitnya leg kedua di Copa del Rey dan Liga Champions, bertandang ke markas Barcelona dan Manchester United, banyak pihak yang menilai pelatih berusia 50 tahun tersebut sudah kehilangan harapan.

Pernyataan yang terlalu dini.

Banyak kritikan dapat ditujukan kepada Mourinho. Sikapnya di luar lapangan terkadang buruk dan jelek kepada orang lain sejak mendarat di Santiago Bernabeu pada 2010. Tetapi ketika berhadapan dengan tuntutan untuk menang, dia tahu apa yang dia lakukan.

Kekalahan, ujarnya, "mudah dicerna". Tetapi tampaknya itu akan sangat sulit untuk ditelan bagi sosok pemenang seperti dirinya. 

Kemenangan pertama Mourinho di Clasico, dan menjadi sat-satunya laga yang didapat dengan clean sheet menghadapi Barca, terjadi pada final Copa del Rey pada 20 April 2011, ketika Cristiano Ronaldo mencetak gol di babak tambahan untuk mengamankan trofi juara pertama bersama pelatih barunya. Cukup sulit dipercaya jika Ronaldo mencetak gol pertamanya ke gawang Barcelona, hanya empat hari sebelumnya, ketika Madrid ditahan imbang 1-1 oleh Blaugrana di Bernabeu dalam laga lanjutan La Liga.

Ronaldo, sebelumnya diklaim, bahwa bukan pemain yang mampu tampil di pertandingan besar. Sekarang dia sudah berubah. Jika Mourinho adalah pemimpin di bangku cadangan, maka Ronaldo adalah pemimpin di atas lapangan. Pemain berusia 28 tahun itu merepotkan Pique untuk mendapatkan penalti, mencetak gol dengan baik dan kemudian menambah gol kedua menyusul serangan balik cepat.

Dia sekarang telah mengoleksi 12 gol di El Clasico dan hanya lima gol di belakang Lionel Messi, yang hanya mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas di akhir babak pertama pada laga dini hari tadi (27/2).

Mourinho tidak pernah tidak mendapatkan trofi juara sejak musim pertamanya di Porto pada 2002/03, dan Madrid kini menjadi favorit untuk dapat mengalahkan Atletico Madrid atau Sevilla di laga final Copa del Rey.

Bagi Madrid, ini adalah malam yang tak terlupakan. Mourinho kembali berhasil membungkam kritik.

Sunday, February 24, 2013

Hubungan Buruk Mourinho-Ibra

Materazzi yang sempat diasuh dua musim oleh Mourinho di Inter Milan menyatakan Ibra adalah pemain yang sepertinya kurang disukai oleh Mourinho, yang punya momen tak mengenakkan kala pindah dari Nerazzurri ke Barcelona musim panas 2009.

"Mereka berpisah dengan tidak baik. Ibra seperti mencampakkan kami dengan bergabung ke Barcelona saat sesi pra-musim di Los Angeles," sambungnya.

"Dia bilang ke Cristian Chivu: 'Kamu tidak akan pernah memenangi Scudetto tanpa saya'. Mourinho membalasnya dan bilang: 'Saya ingin kamu tahu bahwa kami akan memenangi segalanya tanpamu.' Seperti itulah yang terjadi."

Dan benar saja apa yang Mourinho bilang karena di akhir musim tanpa Ibra, Inter meraih treble winners dan Ibra hanya meraih titel La Liga bersama Barcelona di musim 2009/2010.

Friday, February 15, 2013

Rahasia Cara Latihan Ala Jose Mourinho


Madrid musim 2011/12 memang begitu superior. Sejak awal musim hingga saat ini, Los Blancos masih terus konsisten di jalur kemenangan. Mereka hanya tiga kali tersandung dan gagal meraih tiga angka, yaitu ketika dikejutkan hingga meraih kekalahan dari Levante, ditahan oleh Racing Santander, dan dipercundangi oleh Barcelona. Di luar itu, Cristiano Ronaldo dkk. benar-benar tak mampu dibendung oleh tim La Liga lainnya.

Hal yang menarik untuk dilihat adalah bagaimana performa Real Madrid selama musim dingin atau pertengahan musim, masa-masa krusial di mana biasanya tim-tim yang bermain di kompetisi liga seketat La Liga akan mulai kehabisan bensin atau mulai diserang cedera pemain yang bisa mempengaruhi kekuatan tim. Kenyataannya, mayoritas pemain Madrid berhasil tetap bugar, bahkan pemain-pemain yang terus dimainkan seperti Ronaldo sekalipun. Apa rahasia pelatih Jose Mourinho untuk tetap mempertahankan kebugaran para pemainnya?

Selain selalu mengeluarkan pernyataan yang unik nan kontroversial di hadapan para wartawan, Mourinho juga cukup unik ketika memberikan latihan kepada para pemainnya. Salah satu keunikannya adalah cara Mourinho menjaga kondisi para pemainnya. Mourinho tak mengandalkan berlatih di dalam gym seperti pelatih-pelatih sepakbola lainnya, Mou hanya mengandalkan latihan permainan menggunakan bola dalam tim-tim kecil.

“Saya hanya melakukan pertandingan tiga lawan tiga, tiga lawan dua, empat lawan tiga, lima lawan lima….” ujar salah seorang pemain kepada media Spanyol, El Pais. “Kami bermain setiap hari di atas lapangan dalam jumlah yang berbeda, dengan gol yang bertambah maupun berkurang dalam hal jumlah dan ukurannya.”

Latihan jenis ini tentu awalnya menimbulkan kebingungan di antara punggawa Madrid. Maklum, biasanya di awal musim, para pemain pasti diberikan porsi latihan yang cukup besar di dalam gym untuk mengembalikan kondisi kebugaran tubuh yang sempat menurun ketika liburan. Tetapi Mourinho merasa yakin dengan metode latihannya tersebut. “Anda akan dalam kondisi sangat bagus di akhir musim nanti,” kata Mourinho.

Sejak dulu, Mourinho memang percaya bahwa pesepakbola harus selalu berlatih dengan menggunakan bola. Dalam buku “A, A’ Por que tantas victorias?” atau yang secara harafiah berarti “Mengapa Begitu Banyak Kemenangan?”, Mourinho mengungkapkan bahwa sejak awal ia memang tak memiliki metode latihan tanpa bola karena mereka memang bermain di organisasi sepakbola. Hal ini juga didukung oleh eks pelatih Real Sociedad, Juanma Lillo, yang mengatakan, “Di sepakbola, melatih fisik tanpa bola seperti melatih lengan Nadal (Rafael Nadal, petenis) tanpa menyambungkan lengannya dengan tubuhnya.”

Pemain dituntut tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga dari sisi teknik dan taktik. Untuk hal yang terakhir ini, Mourinho benar-benar keras. Ia ingin para pemainnya paham dengan taktik yang perlu diimplementasikan di atas lapangan. “Dalam mengejar sisi taktis, saya memfavoritkan hal itu dibanding komponen penampilan lainnya,” aku Mourinho.  “Kebutuhan akan hal taktis berada di atas hal lainnya. Saya tidak percaya pada tim yang telah siap fisik dengan baik atau buruk, tetapi pada tim yang telah memahami atau tidak dengan matriks permainan.”

Mourinho memang memiliki cara tersendiri dalam melatih pemain-pemainnya. Jadwal Mourinho biasanya adalah melatih fisik (dengan menggunakan bola, tentunya) selama satu jam dan kemudian dilanjutkan dengan latihan permainan dalam tim besar yang berlangsung selama 10 sampai 20 menit. Namun yang unik dari latihan permainan ini, para pemain dituntut untuk bermain dengan sangat cepat dan tak boleh berhenti. Setiap pemain harus selalu bergerak.

“Anda bisa memiliki beberapa detik untuk beristirahat dan minum,” terang Mourinho seperti dikutip oleh El Pais. Namun meski ada waktu istirahat, para pemain tetap tak boleh bermain-main, “dan jika konsentrasi Anda terganggu dengan berbicara kepada seseorang, maka Anda tidak boleh minum.”

Unik, namun sukses. Terbukti dengan sangat baiknya kondisi fisik para punggawa Los Merengues hingga saat ini dan hanya sedikit pemain yang terganggu oleh cedera. Mourinho setidaknya telah membuktikan bahwa dirinya memang salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini.

sumber : supersoccer.co.id

Related Posts