Pages

Tuesday, March 26, 2013

Mourinho: Tak Ada yang Bisa Kritik Saya


Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memuji keberanian penyerang Napoli asal Macedonia, Goran Pandev, yang mempertanyakan kejujuran FIFA saat pemilihan Pelatih Terbaik Dunia 2012.

Pada Kamis (21/3/2013) lalu, Pandev membeberkan keanehan yang terjadi dalam pemilihan Pelatih Terbaik Dunia 2012. Eks striker Lazio dan Inter Milan itu mengaku memilih nama Mourinho di urutan pertama. Namun, pada rilis yang dikeluarkan FIFA, Pandev tertulis memilih Vicente del Bosque yang akhirnya memenangi penghargaan tersebut.

"Yang bisa aku katakan hanya tanda tangan yang terdapat dalam rilis FIFA itu bukan tanda tanganku. Jose Mourinho adalah pilihanku. Semua orang mengetahuinya," ucap Pandev kepada Calciomercato.
Mengetahui kejujuran Pandev, Mourinho langsung buka suara. Menurut The Special One, Pandev bukan kapten tim nasional pertama yang menghubunginya. Masih ada beberapa pemain lain yang menjabat pemimpin tim nasional negaranya, yang merasa aneh dengan rilis resmi FIFA.

"Pandev adalah salah satu kapten yang menghubungi saya. Ada beberapa pemain lain yang tak mau disebutkan namanya dan saya menghormati itu. Saya juga menghargai kejujuran dan keberanian Pandev," kata Mourinho.

"Perhatian, saya menjelaskan mengapa saya tak hadir dalam upacara penganugerahan tersebut, Semua kini jelas bagi saya, bahwa tak ada satu orang pun yang bisa melancarkan kritik kepada saya" pungkas Mourinho.

Mourinho Tak Butuh Trofi Liga Champions


Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengatakan tidak masalah jika dirinya gagal membawa Los Galacticos menjuarai Liga Champions musim ini. Ia mengaku, sudah cukup puas dengan raihan dua trofi Liga Champions saat masih membesut Porto dan Inter Milan. 

Madrid melaju ke perempat final setelah sukses mengempaskan Manchester United pada babak 16 besar dengan agregat 3-2. Selanjutnya, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan akan menghadapi Galatasaray untuk mewujudkan ambisinya merebut gelar Liga Champions ke-10. 

Sementara, Mourinho telah meraih dua trofi itu saat membesut Porto pada 2004 dan Inter (2010). 

"Lingkungan saya adalah untuk bermain dan berlatih. Saya tidak suka dengan banyaknya bayaran, karena saya tidak suka itu dapat mengontrol emosi saya" kata Mourinho.

Mourinho: Tunggu Kejutan Kelanjutan Karier Saya


Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyatakan, dirinya bisa saja kembali ke Chelsea akhir musim ini. 
Bersama Mourinho, Chelsea pernah sukses dua kali menjuarai Premier League dan sekali memenangi Piala FA.

Namun, ia akan lebih dulu fokus bersama Madrid. Mourinho dan Madrid masih punya kontrak kerja sama hingga 2016. Meski begitu, menurut pemberitaan di Spanyol, ada kemungkinan Mourinho meninggalkan Madrid akhir musim ini.

"Saya memiliki jiwa petualang dan tidak ada yang tahu apa yang terjadi musim depan. Ini tidak mudah untuk memilih tujuan baru setelah bekerja di Inggris, Portugal, dan Spanyol. Mungkin, saya bisa kembali ke tempat di mana saya pernah bekerja. Waspada untuk kejutannya," kata Mourinho.

Tuesday, March 19, 2013

Perjalanan Pelatih Mourinho



Sebagai pelatih karir Mou dimulai saat Ia menjadi penerjemah Sir Bobby Robson yang kala itu melatih Sporting Lisbon. Disini bahkan Mourinho sudah terbiasa berdiskusi mengenai taktik dan metode kepelatihan dengan sang pelatih, suatu hal yang sangat jarang terjadi. Saat Robson dipecat Mou juga mengikutinya pindah ke FC Porto hingga akhirnya berlabuh di Barcelona dimana Ia sangat dikenal sebagai penerjemah saat konferensi pers.

Selepas Robson pergi dari Barcelona Mou kembali menimba ilmu dari Louis Van Gaal dengan gaya total football yang rapi dan sangat dominan, kebalikan ketika Ia belajar taktik defensif dan direct-man ala Robson, Van Gaal meraih dua gelar La Liga di dua musim pertamanya dan berujar bahwa Mou lebih dari seorang asisten baginya.

Januari 2002 Mou melatih FC Porto dan bersama klub asal Utara Portugal ini Mou meraih gelar Treble, pelatih kedua setelah Ferguson dengan tiga gelar prestisius yakni Juara Liga, Piala Liga serta Liga Champions Eropa. Selanjutnya tahun 2004 Mou bertualang ke Inggris bersama Chelsea yang saat itu memang sangat menginginkan gelar.

Selama 3 tahun bersama the Blues, Mou memberikan tak kurang dari enam gelar termasuk dua kali juara Liga Inggris dan satu Piala FA, pada masa ini Chelsea muncul sebagai pesaing the Big Four di Liga Inggris serta mematahkan dominasi tim kuat seperti Arsenal, MU dan Liverpool.

Mengundurkan diri dari Chelsea, Mou kembali memberikan rekor dengan gelar treble pertama bagi klub asal Italia, Inter Milan. Mourinho menjadi sosok yang sangat dicintai oleh publik San Siro dengan segala atribut yang dimilikinya. Sebuah pemandangan dramatis yang banyak disiarkan oleh televisi sesaat setelah Mou memenangkan Liga Champions dimana Mou menangis dan memeluk Marco Matterazzi memberikan kesan yang mendalam bagi suporter Inter Milan. Hal yang menarik bahwa di final Liga Champions Mou mengalahkan pasukan gurunya terdahulu Louis Van Gaal dengan menghantam Bayern Muenchen 2-0.

Mourinho juga tidak lepas dari kontroversi yang juga membuatnya semakin dikagumi. Ia menjuluki dirinya sebagai the Special One atau bahkan Mou mogok bicara kepada awak media. Banyak yang menyebut Mourinho dengan sangat jenius memanfaatkan situasi ini, di satu sisi mungkin Ia diincar oleh media bahkan jadi bulan-bulanan namun disisi lain Ia bisa melindungi privasi dan konsentrasi anak asuhnya jelang pertandingan atau perebutan gelar.

Hasilnya Mou bisa menjinakkan hegemoni pemain bintang dan yang terpenting Ia sudah meraih berbagai gelar pretisius bersama klub besar Eropa. Saat ini petualangan Mou bersama Madrid yang dimulai pada Mei 2010 akan menjadi pertaruhan yang menarik karena Mou digadang-gadang akan meraih kesuksesan sebagaimana biasanya.

Masa Kecil Mourinho



Lahir dari keluarga yang sangat lekat dengan tradisi sepakbola, Jose Mourinho kecil terbiasa menghadiri pertandingan akhir pekan ayahnya yang seorang pesepakbola profesional. Hingga berusia remaja Jose Mourinho bahkan mengikuti sang ayah sebagai pelatih dan mulai mengamati setiap pertandingan yang diikutinya.

Ibunya pernah mengirim Mourinho ke Sekolah Bisnis namun di hari pertama bahkan Ia sudah mengundurkan diri dengan alasan ingin konsentrasi di bidang olahraga. Akhirnya pelatih yang juga akrab disapa Mou ini mendapatkan gelar Diploma di bidang Ilmu Olahraga dari Technical University of Lisbon, patut dicatat bahwa Mou mendapatkan gelarnya dengan nilai yang memuaskan.  

Mantan pelatih Timnas Skotlandia Andy Roxburgh pernah berkomentar bahwa Mourinho muda adalah sosok yang sangat dominan dan sangat mendetail terhadap hal kecil disekitarnya. Hasilnya figur seorang Jose Mourinho dianggap oleh banyak orang sebagai salah seorang pelatih terbaik sepanjang masa dengan apa yang telah dilakukannya di dunia sepakbola.

Sumber :
bola.viva.co.id

Mourinho, Pelatih dengan Gaji Tertinggi


Jose Mourinho kembali menduduki posisi puncak di daftar pelatih dengan pendapatan terbesar tahun lalu. Total, bos Real Madrid asal Portugal itu mengantongi Rp 175,4 miliar.

Dalam daftar yang dirilis Majalah France Football, Mourinho di sepanjang 2012 disebut mendapat pemasukan sebesar 14 juta euro (sekitar Rp Rp 175,4 miliar). Di mana 12 juta euro (Rp 150,3 miliar) di antaranya adalah gaji yang didapat dari El Real sementara dua juta euro (Rp 25,058 miliar) lainnya datang dari bayaran dari beberapa iklan yang dia bintangi.

Ini adalah kali kedelapan Mourinho menjadi pelatih dengan jumlah pendapatan terbesar sejak France Football mulai merilis daftar ini pada tahun 2004 lalu.

1. Jose Mourinho (Real Madrid €14m)
2. Carlo Ancelotti (Paris Saint Germain €12m)
3. Marcelo Lippi (Guangzhou Evergrande €11m)
4. Guus Hiddink (Anji Makhachkala €10,8m)
5. Kenny Dalglish (Liverpool €10m)
6. Arsene Wenger (Arsenal €9,4m)
7. Fabio Capello (Russia €9,2m)
8. Roberto Mancini (Manchester City €6,1m)
8. Alex Ferguson (Manchester United €6,1m)
8. Jose Antonio Camacho (China €6,1m)

Berikut daftar 30 pelatih sepak bola dengan gaji tertinggi di dunia pada tahun 2013. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menduduki peringkat teratas dengan gaji sebesar 15,3 juta euro per musim.

Sedangkan di urutan ketiga ada Marcelo Lippi yang memperoleh 10 juta euro per musim dari klub Cina, Guangzhou Evergrande.

Pelatih Italia ketiga dengan gaji tertinggi adalah Fabio Capello, yang juga dinobatkan menjadi pelatih timnas dengan gaji tertinggi karena mendapatkan 7.8 juta euro per musim dari timnas Rusia.

Sejumlah nama pelatih Italia lain di daftar tersebut adalah Roberto Mancini (Manchester City; 5,9 juta euro), Luciano Spaletti (Zenit St Petersburg; 3,3 juta euro), Antonio Conte (Juventus; 3 juta euro), dan Cesare Prandelli (timnas Italia; 3 juta euro).

Berikut daftar lengkap 30 pelatih sepakbola dengan gaji tertinggi:

1. Jose Mourinho (Real Madrid €15.3m)
2. Carlo Ancelotti (PSG €13.5m)
3. Marcello Lippi (Guangzhou Evergrande €10m)
4. Alex Ferguson (Manchester United €9.4m)
5. Arsene Wenger (Arsenal €9.3m)
6. Guus Hiddink (Anzhi €8.3m)
7. Fabio Capello (Russia €7.8m)
8. Tito Vilanova (Barcelona €7m)
9. Jose' Antonio Camacho (China €5.9m), 
9. Roberto Mancini (Manchester City €5.9m)
11. Frank Rijkaard (UAE €5.3m)
12. Jupp Heynckes (Bayern Munich €5.2m)
13. André Villas Boas (Tottenham €4.5m)
14. Harry Redknapp (Queens Park Rangers €4m)
14. Jorge Jesus (Benfica €4m)
16. David Moyes (Everton €3.6m), 
16. Manuel Pellegrini (Malaga €3.6m), 
16. Paulo Autuori (Qatar €3.6m)
19. Abel Braga (Fluminense €3.5m)
20. Luciano Spaletti (Zenit €3.3m) 
21. Antonio Conte (Juventus €3m), 
21, Cesare Prandelli (Italy €3m), 
21. Vanderlei Luxemburgo (Gremio €3m), 
21. Muricy Ramalho (Santos €3m), 
21, Tite (Corinthians €3m)
26. Ottmar Hitzfeld (Switzerland €2.6m)
27. Joachim Loew (Germany €2.5m), 
27. Marcelo Bielsa (Athletic Bilbao €2.5m), 
27. Martin O'Neil (Sunderland €2.5m), 
27. Roy Hodgson (England €2.5m)

Sumber :
detik.com
republika.co.id

Wednesday, March 6, 2013

Kartu Merah adalah Kedaulatan Wasit


Madrid melaju ke perempatfinal setelah menang dramatis 2-1 atas sepuluh pemain MU di leg kedua babak 16 besar di Old Trafford, Rabu (6/3) dinihari WIB. MU sempat memimpin lebih dulu setelah Sergio Ramos mencetak gol bunuh diri.

Namun, permainan menjadi berubah setelah MU harus bermain dengan sepuluh pemain karena Nani di kartu merah di menit ke-56. Setelah itu Madrid mencetak dua gol lewat kaki Luka Modric dan juga Cristiano Ronaldo.

Usai pertandingan, Mourinho pun tak segan segan mengakui bahwa MU bermain lebih baik dari skuadnya. Bahkan pelatih Madrid ini pun ragu jika skuadnya bisa menang jika Nani tidak dikartu merah.

"Itu adalah kedaulatan dalam keputusan (soal kartu merah), tim terbaik kalah, Kami tidak pantas menang namun sepakbola seperti ini," ungkap Mourinho seperti dilansir BBC Sport.

"Saya tahu Manchester United adalah raksasa, bukan hanya fisik namun juga mental. Saya tahu mereka memiliki manajer yang dapat motivasi mereka, tapi saya menunggu bagi kami bermain dengan cara berbeda," tukas Mourinho.

Related Posts